Kami menawarkan solusi terpenting dalam melakukan "Optimalisasi Kinerja Manajemen di Perusahaan Anda".

MENGUKUR PERSEPSI / PENILAIAN RESPONDEN, SYARATNYA VALID & RELIABEL

image

Pembahasan terlebih dahulu dilakukan dengan membicarakan konsep pengukuran. Pangukuran erat kaitannya dengan besaran-besaran yang sering digunakan dalam ilmu-ilmu eksakta. Hasil penggukuran umumnya dinyatakan dalam satuan dan merupakan output dari alat ukur. Sebagai contoh adalah untuk mengukur besaran tegangan listrik satuan yang digunakan adalah Volt dan alat ukur yang bisa digunakan Voltmeter baik analog ataupun digital. Contoh lainnya untuk mengetahui kecepatan laju mobil atau motor satuan yang sering dipakai di Indonesia adalah Km/Jam, alat ukur yang digunakan umumnya telah terpasang pada kendaraan adalah Speedometer.

Selanjutnya yang perlu dipertanyakan lebih lanjut adalah “apakah setiap alat ukur dapat dipercaya hasilnya?” dan “apakah mungkin akan terjadi perbedaan hasil pengukuran antara alat ukur yang kita gunakan dengan alat ukur yang digunakaan orang lain?”

Disinilah letak seni dalam melakukan pengukuran. Suatu alat ukur dapat dipercaya jika sudah diuji akurasinya (keakuratan hasil pengukurannya), melalui kegiatan kalibrasi. Dalam proses kalibrasi, alat akur diuji dengan dicoba melakukan serangkaian pengukuran pada berbagai tingkatan besaran mulai dari yang terrendah hingga yang tertinggi. Pada proses kalibrasi, alat ukur yang pengukurannya menunjukan hasil yang akurat untuk suatu tingkat nilai besaran akan dinyatakan VALID. Dan jika alat ukur tersebut dari sekian kali pengukuran selalu menunjukan hasil yang akurat dapat dinilai ANDAL (reliable).

Lalu... bagaimana jika yang perlu diukur bukan dalam bentuk besaran yang umum, namun berkaitan dengan persepsi manusia, seperti kepuasan, profesionalitas, kemampuan manajerial, dan lain-lain. Jawabanya tetap dengan mengunakan bantuan alat ukur yang dapat menghasilkan output atau hasil pengukuran. Perbedaanya terletak pada konsep alat ukur yang dipakai, yaitu menggunakan angket/kuesioner sebagai sarana pengukuran dan nilai skor sebagai output pengukuran yang hanya berlaku untuk angket/kuesioner tersebut. Jadi, dalam hal ini proses pengukuran dilakukan dengan pendekatan persepsi atau penilaian yang kemudian dinyatakan dalam angka oleh orang yang memberikan penilaian tersebut. Transformasi dari penilaian menjadi angka sering kali disebut proses kuantifikasi. Di lapangan sering kali dilakukan survey untuk menyebar kuesioner kepada sejumlah, bisa juga dengan dengan wawancara langsung. Dan orang yang mengisi kuesioner dinamakan responden.

Dalam melakukan pengukuran terhadap hal-hal yang berkaitan persepsi seseorang, ada dua hal yang harus ditentukan dengan benar, yaitu responden (sampel) dan kuesioner (sebagai sarana pengukuran). Syarat utama untuk responden adalah seharus yang memahami permasalahan yang akan diukur dan terpilih sebagai sampel dari suatu populasi berdasarkan teknik sampling yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Sedangkan syarat utama untuk kuesioner adalah harus menggunakan dimensi atau indikator yang benar secara teori atau berdasarkan pendapat para ahli untuk permasalahan tersebut. Disamping itu kuesioner pun harus teruji Valid dan Reliabel.

  Jadi seperti uraian tersebut perlu ditegaskan kembali bahwa yang perlu diperhatikan adalah responden seharusnya mereka yang memahami permasalahan dan kuesioner harus menggunakan dimensi/indikator sesuai teori atau pendapat ahli. Sekarang, kita anggap bahwa responden sudah ditentukan dengan teknik sampling secara benar, lalu untuk kuesioner pun tiap-tiap pertanyan sudah merujuk pada teori yang tepat. Selanjutnya untuk mengetahui apakah tiap-tiap tertanyaan pada kuesioner tersebut dinilai layak untuk digunakan dan memberikan penilaian yang benar perlu   dilakukan uji validitas dan reliabilitas.

Uji validitas dapat dilakukan dengan menggunakan software SPSS 17.0, penentuan valid suatu butir indikator pertanyaan adalah jika nilai Corrected Item-Total Correlation di atas nilai r tabel. Berikut ini adalah contoh pengujian validitas untuk variabel preferansi konsumen internet banking.

Butir         Corrected Item-Total Correlation    r tabel       Hasil

Pref1                          0.7463                                    0.2407    Valid

Pref2                          0.9141                                    0.2407    Valid

Pref3                         0.7630                                    0.2407    Valid

Pref4                         0.8083                                    0.2407    Valid

Pref5                         0.7164                                    0.2407    Valid

Pref6                          0.7578                                    0.2407    Valid

Pref7                         0.8612                                    0.2407    Valid

 

Setelah tiap-tiap butir indikator terbukti valid, maka tersebut layak dipercaya sebagai pertanyaan pada kuesioner.

Dan untuk mengetahui apakah suatui kuesioner dapat diandalkan sebagai sarana untuk mengukur penilaian atau persepsi perlu dilakukan pengujian reliabilitas. Uji reliabilitas dapat dilakukan juga dengan menggunakan software SPSS 17.0, penentuan reliabel suatu kuesioner adalah jika nilai cronbach’s   di atas nilai r tabel. Berikut ini adalah contoh hasil pengujian reliabilitas untuk kuesioner preferansi konsumen internet banking

Dari hasil perhitungan SPSS ver. 17 diperoleh cronbach’s   preferensi layanan internet banking sebesar 0.936 dengan r tabel 0.2407. Sehingga nilai Cronbach a lebih besar dari nilai tabelnya maka kuesioner untuk preferensi dapat dinyatakan reliabel.

Dan jika suatu kuesioner sudah terbukti valid dan reliabel maka  kuesioner tersebut sudah layak sebagai alat ukur penilaian / persepsi.

 

 

Untuk Bantuan dan Info lebih lanjut hubungi:

Kantor Bina Solusi

Jl. Pondok Kopi No. 63

Jakarta Timur

call   : 021-92798467

SMS : 085881153889

email: roy_mgr@yahoo.com

http://www.binasolusijitu.com

 

 

 

Mon, 22 Mar 2010 @13:07


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 9+7+2

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Terima Kasih Telah Berkunjung...
image

Bina Solusi

(021)47866162 / (021)92798467


Salam sejahtera dari kami untuk semua... kami siap membantu olah data dan memberikan yang terbaik untuk perusahaan anda.
Alamat Kami: Jl. Layur No. 5 Rawamangun Jakarta Timur

Copyright © 2014 PT SITEKNO · All Rights Reserved